Royal Star, Jakarta – Kalian tau ngga sih gimana cara menempel logo brand atau perusahaan di merchandise seperti topi, polo shirt atau tas ransel? Salah satu cara menempel logo di merchandise adalah dengan cara di bordir. Tehnik bordir adalah cara penjahit untuk membentuk suatu pola atau logo pada barang tertentu dengan cara menjahitnya. Ada beberapa jenis atau teknik bordir yang biasanya di gunakan oleh para pengrajin atau penjahit. Teknik bordir ini pun sering kali di gunakan untuk menempelkan logo brand pada souvenir dan merchandise Royal Star. Apa saja teknik bordir tersebut, simak ulasan ini sampai selesai ya guys.
1. Souvenir Bordir Manual
Bordir manual merupakan sebuah teknik bordir dengan menggunakan mesin khusus bordir yang di kendalikan oleh tangan manusia. Hasil bordir manual baik tidaknya di lihat dari ketrampilan dan kelincahan tangan seseorang. Orang yang membordir harus memiliki kelincahan tangan, keuletan dan ketelatenan terhadap detail-detail desain suapaya hasil yang di peroleh bisa rapi.
Teknik bordir manual adalah degan menggunakan pola jiplak. Sebelum memulai membordir pola di gambar pada kain terlebih dahulu. Selain menggunakan mesin khusus yang di gerakan oleh tangan, bordir manual juga bisa di lakukan dengan tangan secara langsung (tanpa mesin khusus). Seseorang yang ingin membordir dengan tangan maka wajib mengetahui beberapa jenis tusukan. Namun tusuk dasar yang sering di pakai adalah tusuk biasa dan tusuk loncat. Tusuk biasa yaitu tusuk tikam jejak sedangkan tusuk loncat yaitu pengembangan dari tusuk biasa dengan cara membuat loncatan secara teratur.

2. Souvenir Bordir Digital
Bordir digital merupakan teknik bordir dengan menggunakan mesin khusus bordir yang di hubungkan ke komputer yang sudah disetting program untuk membordir sesuai dengan desain yang telah di tentukan. Proses pengerjaan bordir komputer yaitu dengan membuat program gambar atau biasa disebut film pacing, kemudian film pacing di simpan dalam file kecil dengan format tertentu sesuai dengan mesin bordir yang akan di gunakan.
Jika film pacing sudah selesai kemudian dimasukan kedalam head mesin bordir komputer, lalu operator mesin akan menyesuaikan margin, warna benang, dan letak kain yang akan di bordir. Selanjutnya mesin akan bekerja sesuai perintah dari operator mesin bordir tersebut. Dengan teknologi yang begitu canggih, bordir digital mampu menghasilkan beberapa macam hasil bordiran dengan waktu yang relatif lebih singkat.
1. Bordir Timbul/3D
Bordir timbul merupakan teknik bordir yang menghasilkan bordiran nampak di permukaan bahan. Biasanya banyak di aplikasikan pada topi snapback.
2. Bordir Stitch
Hasil dari bordir stitch hampir sama dengan bordir manual, hanya proses pengerjaannya saja yang berbeda. Jenis bordir ini memiliki permukaan yang sama rata dengan media bordirnya. Biasa di gunakan untuk aplikasi pada busana wanita, kebaya, kaos, topi, dan lain-lain.
3. Bordir Handuk / Towel
Bordir jenis ini memiliki hasil di mana serat-serat benang nampak keluar seperti handuk. Pada mulanya bordir ini di aplikasikan untuk jaket varsity, namun sekarang sudah banyak di temukan pada beberapa macam perlengkapan.

Nah itu dia beberapa teknik bordir yang biasa di pakai para penjahit untuk menempelkan logo pada beberapa souvenir dan merchandise. Jadi, di Royal Star, kalian bisa custom merchandise kalian dengan logo yang di bordir pada berbagai macam topi (topi baseball & bucket head), polo shirt, tas ransel dan souvenir yang berbahan kain atau kulit.
One comment
b^onus de inscric~ao na binance
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.